onesubenol
Just another WordPress.com weblog

MAKALAH KETRAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK MEMESANG SELANG INFUS

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang :
Peemasangan infus adalah teknik yang mencakap penusukan vena melalui transkutan dengan stilet tajam yang kaku seperti angiokateler atau dengan jarum yang di sambungkan

B . Tujuan : – Untuk mengembalikan kembali cairan tubuh yang hilang
- Sebagai pengganti nutrisi

Definisi :
Teknik yang penusukan vena melalui transkut dengan stilet yang kaku, seperti angiokateler atau dengan jarum yang di sambungkan.

Tujuan :
Untuk memulai dan mempertahankan cairan IV.

Peralatan
1. Larutan IV yang tepat.
2. Jarum untuk fungsi vena yang sesuai.
3. Untuk infus cairan IV.
• Perangkat pemberian ( pilihan tergantung pada tipe larutan dan kecepatan pemberian :bayi dan anak kecil memerlukan selang mikrodrip,yang memberikan 60 tts / ml.
• Filter 0,22 mm (bila di perlukan oleh kebijakan institusi atau bila bahan berpatikel / akan di berikan ).
• Tambahan selang digunakan bila jalur IV lebih panjang ).
4. Untuk heparin lock.
• Look IV / selang pendek
• Normal salin heparisinasi 1-3 ml (10 sampai 100 / ml )
• Steker IV
5. Torniket.
6. Sarung tangan sekali pakai.
7. Papan tangan.
8. Kassa 2×2 cm dan salep poviden yodin untuk balutan transparan.
9. Plaster yang telah di potong dan siap di gunakan .
10. Handuk untuk diletakkan di bawah tangan klien bila perlu.
11. Tiang intravena .
12. Pakaian khusus dengan kanang di lapisi bahu / membuat pelepasan selang IV bila mudah, bila tersedia.

Prosedur Kerja
1. Cuci tangan.
2. Atur peralatan disamping yang bebas dari kusut atau diatas meja.
3. Buka kemasan steril dengan menggunakan teknik aseptic mencegah kontaminasi pada obyek steril.
4. Untuk memberikan cairan IV.
• Periksa larutan dengan menggunakan ‘five right” pemberian obat pastikan aditif yang diresepkan seperti kalium dan vitamin, telah ditambahkan periksa larutan terhadap warna, kejernihan dan tanggal kadaluarsa larutan IV adalah obat dan harus diperiksa dengan hati-hati untuk mengurangi resiko kesalahan kandungan partikel atau yang telah kadaluarsa untuk tidak digunakan.
• Bila menggunakan larutan IV dalam botol, lepaskan penutup logam dan lempeng karet dan logam dibawah penutup untuk kantung larutan IV plastic lepaskan lapisan plastic diatas port selang IV.
• Buka set infus, mempertahankan sterilitas pada kedua ujung mencegah bakteri masuk keperalatan infus dan aliran darah.
• Pasang klem rol sekitar 2-4 cm (1-2 inci) dibawah bilik drip dan pindahkan klem rol pada posisi off.
• Tusukkan set infus ke dalam kantung/botol cairan.
• Lepaskan penutup pelindung kantung IV tanpa menyentuh lubangnya.
• Lepaskan penutup pelindung dari paku penusuk selang jangan menyentuh paku penusuk dan tusukan paku kedalam lubang kantung IV atau tusukkan penusuk penyumbat karet hitam dari botol, bersihkan karet dengan antiseptik sebelum menusukan paku penusuk.
• Isi selang infus
• Tekan bilik drip dan lepaskan biarkan terisi 1/3 – ½ penuh menciptakan efek penghisap cairan masuk keruang drip untuk mencegah udara masuk
• Lepaskan pelindung jarum dan klem rol untuk memungkinkan cairan memenuhi bilik drip roll selang ke adapter jarum kembalikan jarum ke posisi off.
• Pastikan selang bersih dari udara dan gelembung udara gelembung udara yang besar dapat bertindak sebagai umboli. Buang udara dengan membiarkan cairan mengalir melalui selang sampai selang bebas udara.
• Lepaskan pelindung jarum.
5. Untuk heparin lock
6. Pilih jarum IV yang tepat otot over the needle catheres (ONC)
7. Pilih tempat distal vena yang digunakan
8. bila terdapat banyak rambut pada tempat penusukan, guntinglah (mengurangi resiko kontaminasi).
9. Bila mungkin letaknya ektremitas pada posisi dependen.
10. Letakkan torniket 10-12 cm (5-6 inci) diatas tempat penusukan.
11. Kenakan sarung tangan sekali pakai.
12. Letakkan ujung adaptor jarum perangkat infuse dekat dengan kassa steril/handuk.
13. Pilih vena yang terdilatasi baik.
• Menggosok ekstremitas dari distal keluar proksimal di bawah vena yang dimaksud meningkatkan volume darah dalam vena.
• Menggenggam dan melepaskan genggaman
• Menepuk perlahan diatas vena
• Memasang kompres hangat
14. Bersihkan tempat intersi dengan gerakan sirkoler yang kuat menggunakan larutan pavidon yodin, hindari menyentuh tempat yang telah dibersihkan, biarkan mongering 30 detik gunakan alcohol 70% selama 60 detik.
Povidan yodin adalah anti efektif topical yang mengurangi bakteri permukaan kulit sentuhan akan mengakibatkan perpindahan bakteri dari tangan perawat ke tempat fungsi. Povidon yodin harus kering untuk hasil yang efektif.
15. Lakukan fungsi vena tahan vena dengan menggunakan ibu jari di atas vena dan dengan meregangkan kulit berlawanan arah dengan penusukan 5-7 cm kearah distal penusukan jarum kupu-kupu pegang jarum pada sudut 20-30 derajat.
16. Perhatikan keluarnya darah melalui selang jarum kupu-kupu yang menandakan jarum telah memasuki vena.
17. tahan kateter dengan satu tangan, dengan cepat hubungkan adapter jarum.
18. lepaskan klem foler untuk memulai infus
19. Amankan kateter/jarum IV.
• Pasang plester kecil (1,25 cm) dibawah kateter.
• Bila digunakan balutan kassa oleskan salep povidon yodin.
• Letakkan bantalan kassa 2×2
• Letakkan loop selang infus padabalutan menggunakan plaster.
20. Untuk pemberian cairan IV, atas kecepatan aliran sampai tetesan yang tepat permenit.
21. Tuliskan tanggal dan waktu pemasangan.
22. Lepaskan sarung tangan, singkirkan alat-alat cuci tangan.
23. Catat pada catatan perawat.

Perhatian perawat
Fungsi vena merupakan kontradiksi di tempat yang menunjukkan tanda infeksi, infiltrasi/trombosis infeksi ditandai memerahan nyeri tekan, bengkak dan hangat.

PENUTUP

A. Kesimpulan
Pemasangan infus merupakan teknik yang mencakup penusukan vena melalui transkutan dengan stilet tajam yang kaku seperti angiokateter atau dengan jarum yang disambungkan.
Pemberian infus melalui vena.
Tujuan infus melalui vena.
Tujuan : – Untuk mengembalikan kembali cairan tubuh yang hilang.
- Sebagai pengganti nutrisi.
Indikasi : kecepatan aliran infus harus di pantau tiap jam
Kontraindikasi : Pada pasien dehidrasi berat

B. Saran
Seorang ahli kesehatan atau paramedis mampu dalam melakukan tindakan pemasangan infus secara tepat dan benar serta steril.

DAFTAR PUSTAKA

1. Buku Ketrampilan dan Prosedur Keperawatan Dasar Karya Husada.
2. Buku Ketrampilan Dasar Praktik klinik kebidanan Penerbit Salemba Medika.

About these ads

Belum Ada Tanggapan to “MAKALAH KETRAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK MEMESANG SELANG INFUS”

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: